Dalam rangka memperkuat dan mengembangkan minat serta bakat mahasiswa dalam bidang sastra dan budaya, Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram meluncurkan program unggulan Jum’at Aksara Sastra yang diselenggarakan oleh UKM Mahasiswa Fakultas Sastra. Kegiatan ini menjadi wadah inovatif yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, apresiasi terhadap karya sastra, serta menanamkan nilai-nilai budaya melalui berbagai aktivitas yang dilakukan setiap hari Jumat.
Peluncuran program ini memiliki makna penting sebagai langkah awal dari rangkaian kegiatan rutin yang bertujuan untuk mengasah kemampuan menulis, membaca, dan berkesenian sastra mahasiswa. Yang menarik, kegiatan ini didampingi langsung oleh Agus Wira, M.Pd, salah satu dosen terkemuka di Fakultas Sastra UNW Mataram, yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas dalam bidang sastra dan kebudayaan. Pendampingan beliau diharapkan mampu memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa agar mampu berkarya secara optimal dan inovatif.
Selain itu, kegiatan ini mendapatkan apresiasi penuh dari Dekan Fakultas Sastra, Dr. Kholid, M.Pd, yang secara aktif mendukung dan menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kreativitas dan budaya literasi di lingkungan kampus. Dekan sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan dosen yang terlibat, serta berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berkarya dan memperkuat identitas budaya mahasiswa Fakultas Sastra.
Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada kegiatan menulis dan membaca, tetapi juga meliputi diskusi sastra, pertunjukan seni budaya tradisional maupun modern, serta berbagai lomba yang mampu menampilkan potensi dan kreativitas mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengekspresikan diri secara lebih percaya diri dan memperkaya khasanah keilmuan sastra mereka.
Dengan diluncurkannya Jum’at Aksara Sastra, Fakultas Sastra UNW Mataram berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan bakat sastra mahasiswa yang inovatif, kreatif, dan berbudaya. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengekspresikan karya, tetapi juga mempererat solidaritas dan memperkuat posisi fakultas sebagai pusat pembinaan budaya dan keilmuan sastra yang berdaya saing tinggi.
